Satlantas Pekalongan Perbaiki Jalan dan Gencarkan Edukasi dalam Operasi Keselamatan Candi 2026

Satlantas Pekalongan Perbaiki Jalan dan Gencarkan Edukasi dalam Operasi Keselamatan Candi 2026

Langkah Nyata Tingkatkan Keselamatan Berlalu Lintas

https://pekalongankota.go.id/upload/berita/berita_20260203105435.jpeg
https://wahananews.co/photo/berita/dir082023/polres-rokan-hilir-bagi-bagi-stiker-dan-brosur-keselamatan-berlalu-lintas_uBKV01Ll4Q.jpg
Upaya menciptakan keamanan dan ketertiban berlalu lintas terus digencarkan jajaran kepolisian di berbagai daerah. Di Kabupaten Pekalongan, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) dari Polres Pekalongan mengambil langkah konkret pada hari pertama pelaksanaan Operasi Keselamatan Candi 2026. Tidak hanya melakukan sosialisasi, petugas juga turun langsung memperbaiki jalan berlubang di kawasan Bojong.

Kegiatan yang berlangsung pada Senin (2/2) tersebut dipimpin oleh Kasat Lantas AKP Rony Hidayat. Operasi ini menjadi bagian dari agenda rutin kepolisian dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan di jalan raya.

BACA JUGA : Serangan Brutal di Pagi Hari: Ibu di Tangerang Ditikam 9 Kali Saat Antar Anak Sekolah

Edukasi Pengguna Jalan Jadi Prioritas

Pada hari pertama operasi, personel Satlantas terlihat aktif membagikan leaflet dan brosur kepada para pengendara yang melintas. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman terkait sasaran dan tujuan operasi yang akan berlangsung selama 14 hari ke depan.

Materi yang disampaikan dalam brosur mencakup berbagai pelanggaran yang menjadi fokus penindakan, seperti penggunaan helm standar, kepatuhan terhadap rambu lalu lintas, larangan penggunaan ponsel saat berkendara, hingga pentingnya kelengkapan surat-surat kendaraan.

Edukasi menjadi langkah preventif yang dinilai lebih efektif dalam menekan angka kecelakaan. Dengan memberikan pemahaman sejak awal, diharapkan masyarakat tidak hanya takut pada penindakan, tetapi benar-benar menyadari bahwa keselamatan adalah kebutuhan bersama.

Tambal Jalan Berlubang di Bojong

Selain memberikan edukasi, Satlantas juga melakukan aksi nyata dengan menambal sejumlah titik jalan berlubang di Jalan Raya Bojong. Kondisi jalan yang rusak kerap menjadi salah satu faktor penyebab kecelakaan lalu lintas, terutama bagi pengendara sepeda motor.

Lubang di jalan dapat menyebabkan pengendara kehilangan kendali, tergelincir, bahkan terjatuh ketika tidak sempat menghindar. Terlebih saat malam hari atau ketika hujan turun, lubang jalan sering kali tidak terlihat jelas dan berpotensi membahayakan.

Langkah penambalan ini menjadi bentuk kepedulian aparat kepolisian terhadap keselamatan masyarakat. Meski perbaikan infrastruktur pada dasarnya menjadi tanggung jawab instansi terkait, tindakan cepat dari Satlantas menunjukkan sinergi dalam menjaga keselamatan pengguna jalan.

Operasi Berlangsung Selama Dua Pekan

Operasi Keselamatan Candi 2026 direncanakan berlangsung selama 14 hari. Selama periode tersebut, petugas akan mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif. Artinya, penindakan hukum tetap dilakukan, namun edukasi dan imbauan menjadi prioritas utama.

Fokus operasi meliputi penertiban pelanggaran kasat mata yang berpotensi menyebabkan kecelakaan fatal. Beberapa di antaranya adalah pengendara yang tidak menggunakan helm, melawan arus, berkendara di bawah umur, serta penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi.

Dengan operasi yang terstruktur dan terencana, diharapkan angka pelanggaran lalu lintas dapat ditekan secara signifikan. Selain itu, kesadaran masyarakat dalam berkendara secara aman juga diharapkan meningkat.

Keselamatan Adalah Tanggung Jawab Bersama

Upaya yang dilakukan Satlantas Polres Pekalongan menjadi contoh bahwa keselamatan lalu lintas bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga kepedulian dan kerja sama semua pihak. Infrastruktur yang baik, pengawasan yang konsisten, serta kesadaran masyarakat adalah tiga faktor penting dalam menciptakan jalan yang aman.

Masyarakat pun diimbau untuk mendukung jalannya operasi dengan mematuhi aturan yang berlaku. Menggunakan helm, membawa kelengkapan surat kendaraan, serta berkendara dengan tertib merupakan langkah sederhana namun berdampak besar.

Kehadiran polisi di tengah masyarakat melalui kegiatan edukasi dan aksi sosial seperti penambalan jalan juga diharapkan mampu membangun hubungan yang lebih harmonis antara aparat dan warga. Dengan pendekatan yang humanis, pesan keselamatan dapat tersampaikan lebih efektif.

Harapan untuk Pekalongan yang Lebih Tertib

Operasi Keselamatan Candi 2026 bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat budaya tertib berlalu lintas. Jalan raya bukan hanya ruang mobilitas, tetapi juga ruang publik yang harus dijaga bersama.

Melalui kombinasi edukasi dan tindakan nyata di lapangan, Satlantas Polres Pekalongan menunjukkan komitmennya dalam melindungi masyarakat dari risiko kecelakaan. Diharapkan, setelah operasi berakhir, kesadaran berlalu lintas tetap terjaga dan tidak hanya muncul saat ada razia.

Keselamatan di jalan dimulai dari diri sendiri. Dengan mematuhi aturan dan saling menghargai sesama pengguna jalan, Pekalongan dapat menjadi wilayah yang lebih aman, tertib, dan nyaman bagi semua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *